Endapan Kejenuhan
oleh : Robi Deslia Waldi
Berdiri dengan melodi yang tak pasti
Mendengarkan petikan gitar yang tak sesuai irama
Mendengarkan petikan gitar yang tak sesuai irama
Sejenak mata ini terpejam melihat bayangan gelap didepannya
Kepongahan itu muncul dari sudut kegelapan tersebut
Kegelapan yang akan menghanyutlkan keindahan kabar dari mahakarya
Mendekati kegelapan tersebut hanya membuat muslihat terperangkap
Pekat dan dekap rasa itu bersatu jadi kelabu bayangan
Kelabu yang mampu mengendapkan kepedihan jiwa
Sedikit demi sedikit melawan gelojoh diri yang membendung
Bendungan yang kian tercemar zat-zat beracun
Bendungan yang kian terkikis suasana jerit dan perih
Berontak tak mampu mendasari kejenuhan
Mampu berlari tak mampu berjalan dengan endapan-endapan bayangan
Melayang pikiran ini membuat kesemrautan semakin tak terelakkan
Elak karena racun-racun makin menggumpal
Elak karena kegelapan marampas syair-syair dalam melodi
Elak karena gelisah memutuskan petikan gitar
Elak karena mata ini tak mampu berkata
Elak, Elak, dan semakin elak
Oh dan oh lagi, tapi rasa pekat itu menjadi-jadi
Bisu bukan karena tuli, tuli bukan karena bisu
Tapi, karena kepiawaian dalam memberikan isyarat
Isyarat yang mampu mengendapkan kejenuhan
Kejenuhan yang terkukung oleh kegelapan bayangan
Kelak akan terbaca endap kejenuhannya
Oleh isyarat rasa dalam bersuasan
Komentar
Posting Komentar